Category: Umum

Hanya Tanaman Inilah yang Bisa Hidup di Akhir Zaman Yaitu Kurma

buah-kurmaDi akhir zaman nanti semua tanaman akan mati karena Global Warming. Tetapi ada salah satu tanaman yang bisa bertahan hidup dan bisa berbuah, yaitu Pohon Kurma. Pohon tersebut termasuk tanaman yang diprediksi dapat menahan debu tebal yang disebut dukhan , yang disebutkan dalam hadist nabi Muhammad SAW menyelimuti bumi selama 40 hari 40 malam.

Menurut prediksi para ahli hadist dan ahli scientific ( ilmuan ) debu tebal yang muncul di akhir zaman di sebabkan oleh peristiwa jatuhnya meteor yang terjadi adanya perang nuklir dalam perang dunia ke-3. Sekarang ini banyak bermunculan tanda-tanda fisik baik yang diamati atau dirasakan oleh penduduk bumi sebagai orang awam maupun yang dilakukan oleh para ahli ilmuan sekelas NASA.

Ketika dukhan turun ke bumi maka suhunya naik sampai derajat Celcius dan terjadi di seluruh dunia. Peristiwa pemanasan suhu bumi di seluruh dunia disebut dengan Global Warming mengakibatkan semua tanaman akan mati. Tetapi ada satu tanaman yang akan bertahan hidup yaitu Kurma dari suhu -4 derajat Celsius s/d 50 derajat Celsius. Gunung-gunung es di kutub selatan akan mencair dan airnya akan membanjiri samudera di dunia.

Bagaimana dengan kota-kota yang dekat dengan laut atau gunung es pasti tenggalam. Lalu bagaimana dengan Jakarta ? Coba anda bayangkan kalau kita merasakan kejadian tersebut, mungkin ini tandanya akhir zaman. Subhanalloh.

Jakarta termasuk kota yang diprediksi akan lenyap begitupula kota-kota di tepi pantai lainnya seperti kota di Pulau Jawa atau di Seluruh Nusantara sekalipun. Kita akan merasakan pada saat itu begitu sulitnya mendapatkan makanan karena sumber makanan telah mati dan persediaan makanan terbatas.

Lalu apa solusinya? Nabi Muhammad telah mewariskan hadis untuk umatnya yaitu: ‘Kalau saja kita tahu besok akan terjadi kiamat dan ditangan kita ada sebiji buah kurma maka tanam sesegera mungkin’.
Buah kurma lah yang menjadi solusi makanan darurat akhir zaman, karena buah kurma bisa disimpan dalam waktu lama dan bisa dimakan tanpa harus dimasak terlebih dahulu. Sangat mengerikan ketika terjadinya dukhan maka teknologi telah terhapus diseluruh dunia, karena hantaman meteor ke bumi.

Coba anda bayangkan bagaimana ketika dunia lumpuh tanpa konsumsi, komunikasi dan transportasi. Benar-benar darurat ketika terjadi dukhan. Disinilah hakikat bersyukur yang besar terucap ketika kita bisa mempertahankan hidup saja Alhamdulillah.

Sekarang ini kita harus berpikir dan mempunyai keinginan kuat untuk menanam pohon kurma, karena buahnya dapat menjadi persediaan makanan di akhir zaman nanti. Di Indonesia masih jarang yang sadar akan manfaatnya pohon kurma dan buahnya, karena kebanyakan orang masih tidak yakin pohon kurma bisa tumbuh di Indonesia, padahal sudah banyak bukti kurma bisa tumbuh dan berbuah di berbagai kota contohnya Bogor dan Aceh. Pohon kurma juga dapat di fungsikan sebagai penghijauan dan penyedia oksigen guna mencegah pencemaran udara yang di sebabkan oleh kendaraan. Tanah disekitar akan subur dengan adanya tanaman kurma karena dapat menyerap sumber mata air.

Jadi seandainya di Indonesia ada 260 juta penduduk maka dibutuhkan 250 juta bibit kurma untuk ditanam di seluruh Indonesia. Ini salah satu perbekalan kita di akhir zaman nanti.

Bahkan sekarang sudah ada namanya Kampung Kurma tepatnya di Kota Bogor kavling produktif yang ditanami pohon kurma, Kampung kurma fokus membudidayakan pohon kurma.

Untuk info lebih lanjut tentang kampoeng kurma silahkan kunjungi website kami.

Tiga Tahapan Preparasi Sebelum Bakal Mempraktekkan Umrah

Biar proses umroh kamu selamat serta aman, di bawah ini kita sajikan beberapa metode berkemas dengan seleksian pakaian nan pas untuk digunakan pada waktu mengerjakan ibadah umrah.

Dengan suhu cuaca serta budaya nan terlalu berlainan dengan negara
Indonesia jadi hal vital mengapa menetapkan pakaian nan teliti jadi urusan yang layak supaya diprediksikan dengan matang.

Supaya trip ibadah umrah dirimu aman dan tertib, di bawah ini kita sajikan beberapa tips berkemas dengan pilihan pakaian nan teliti untuk dikenakan selama menunaikan ibadah umroh. Ayo kita perhatikan segera penjelasan di bawah ini.

1. Jangan menggondol busana yang sangat sedikit

Banyak pengunjung gembira dengan sesuatu nan sederhana serta ringan. Ngga mengherankan, tatkala mengadakan pelawatan ke luar negeri para pelancong sekedar memboyong beberapa buah busana untuk rekreasi untuk 1 pekan.

Tour rekreasi tak sama dengan pelawatan umrah.
Angkutlah sekira pasang pakaian nan etis semasa menunaikan umrah. Suhu di Arab Saudi dapat mencapai 51 °C, bakal terasa begitu panas dan urgen kamu semua agar seringkali mengganti pakaian.

2. Angkutlah busana gamis nan pas

Sertakanlah 2 hingga 3 helai busana gamis yang terasa lebar dengan bahan nggak membuat gerah dan padanan warna yang netral supaya membaur dengan masyarakat lokal. Walaupun pelancongan ibadah umroh seringkali dihabiskan dengan menyelenggarakan ibadah di sekitar mesjid, rekan-rekan juga akan menghabiskan waktu berjam-jam berjalan untuk mengitari Masjidil Harom dan menunaikan Thawaf, bahkan menunaikan Sa’i dari Bukit Safa ke Marwa nan bakal memeras tenaga serta peluh.

3. Baju dalam

Boyonglah sejumlah potong celana dan pakaian oblong menjadi busana dalam. Temukanlah pakaian oblong yang benar dengan bahan menghisap peluh juga celana dari bahan katun nan benar supaya nggak merintangi aktivitas pada saat melaksanakan kunjungan umroh.

Kecuali beragam trik tersebut diatas, tentukanlah provider servis Umroh Backpacker Ramadhan para pembaca dengan masak-masak juga dengan cermat sebelum melaksanakan ibadah umrah.